Ruwatan Bumi – September 2022

Sebagai sound recordist dan sound designer pada acara Ruwatan Bumi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, saya memiliki tanggung jawab untuk merekam dan mendesain bunyi yang memperkuat pengalaman audiovisual selama acara berlangsung. Salah satu tugas utama saya adalah merekam beberapa kesenian Nusantara yang hampir punah, termasuk perekaman di berbagai lokasi seperti NTT, Subang, Ciamis, Muara Bungo, Padang Panjang, dan lain sebagainya. Melalui proses perekaman ini, kami berusaha untuk mengabadikan warisan budaya yang berharga dan memberikan penghargaan terhadap keberagaman seni tradisional di Indonesia.

Ruwatan Bumi merupakan acara penutup dari Pertemuan Tingkat Menteri Kebudayaan G20 (G20 Culture Ministers Meeting) yang digelar di Magelang, Jawa Tengah, pada 11—13 September 2022. Acara ini bertujuan untuk menunjukkan komitmen negara-negara G20 terhadap perlindungan lingkungan dan keberagaman budaya. Sebagai bagian dari acara tersebut, Ruwatan Bumi di Taman Lumbini, Kawasan Candi Borobudur, menampilkan konsep doa bersama yang melibatkan pemangku adat dari seluruh Indonesia, dengan pertunjukan kolosal yang menghadirkan berbagai cara tradisional dan kebudayaan Indonesia. Sebagai bagian dari tim suara, peran saya adalah untuk menciptakan lingkungan audio yang mendukung nuansa spiritual dan keindahan alam Indonesia selama acara berlangsung.

Leave a comment